Administrasi berulang
Input data calon siswa, tagihan, kelas, dan laporan sering dikerjakan ulang oleh banyak unit.
Sistem Manajemen Sekolah Modern
Kelola PPDB, akademik, pembayaran, data siswa, portal orang tua, inventory, HR, pesantren, dan laporan yayasan tanpa spreadsheet berserakan.
Maskolah dirancang untuk yayasan yang ingin standardisasi proses tanpa mematikan kebutuhan unik tiap sekolah.
Input data calon siswa, tagihan, kelas, dan laporan sering dikerjakan ulang oleh banyak unit.
Yayasan baru tahu masalah saat data sudah menjadi tunggakan, keluhan, atau laporan akhir bulan.
Multi sekolah butuh data konsisten, namun tetap harus fleksibel untuk jenjang dan program berbeda.
Dibuat untuk pekerjaan nyata: penerimaan siswa, pembayaran, kelas, komunikasi, laporan, dan evaluasi.
Form pendaftaran, akun calon siswa, verifikasi, pembayaran registrasi, dan generate NIS.
Kelas, jurusan, mata pelajaran, jadwal, penilaian, rapor, dan wali kelas.
Tagihan, invoice siswa, pembayaran digital, arus kas, tunggakan, dan laporan.
Akses siswa, orang tua, calon siswa, dan komunikasi internal yang terpusat.
Materi, video pembelajaran, quiz, bank soal, tugas, dan percobaan quiz.
Staf, guru, absensi pegawai, kontrak, BPJS, cuti, payroll, dan slip gaji.
Aset, barang inventaris, buku, peminjaman, barcode, dan maintenance aset.
Statistik sekolah, ranking, prediksi tunggakan, rekomendasi siswa, dan percakapan AI.
Dashboard terpadu
Maskolah memakai pendekatan multi sekolah: data bisa dipantau di tingkat yayasan, namun setiap unit tetap punya ruang kerja sesuai kewenangan dan jenjangnya.
Dashboard dan tabel utama dapat dipilah berdasarkan TK, SD, SMP, SMA, atau unit lain.
Super admin, admin sekolah, guru, staf, siswa, orang tua, dan calon siswa punya ruang berbeda.
Mulai dari PPDB dan pembayaran, lalu perluas ke akademik, portal, inventory, HR, pesantren, dan analytics.
Sekolah, pengguna, peran, pengaturan, email, dan payment gateway.
Tahun ajaran, semester, jurusan, kelas, siswa, guru, staf, dan orang tua.
Jalur masuk, formulir publik, seleksi, registrasi ulang, dan generate NIS.
Jenis tagihan, invoice, pembayaran, kwitansi, SPP, diskon, dan tunggakan.
Santri, asrama, hafalan, mutabaah, pelanggaran, dan pembinaan.
Aktivitas sistem, notifikasi, laporan email, statistik, dan analisis AI.
Pendekatan bertahap mengurangi risiko perubahan budaya kerja dan membuat manfaat lebih cepat terlihat.
Rapikan sekolah, pengguna, peran, tahun ajaran, kelas, dan master utama.
Aktifkan formulir publik, portal calon siswa, pembayaran, dan generate NIS.
Masukkan akademik, portal, keuangan rutin, HR, inventory, dan perpustakaan.
Gunakan analytics dan laporan untuk membaca performa sekolah secara berkala.
Jawaban singkat untuk keputusan awal yayasan atau sekolah.
Cocok. Struktur multi sekolah tetap berguna sebagai fondasi jika nanti yayasan menambah unit atau jenjang baru.
Bisa. Alur PPDB sudah disiapkan untuk instruksi pembayaran dan webhook payment gateway, termasuk Xendit.
Ada portal untuk siswa, orang tua, dan calon siswa. Admin tetap mengelola data inti dari panel terpisah.
Tidak. Rekomendasi terbaik adalah mulai dari fondasi, PPDB, dan pembayaran, lalu lanjut ke modul lain setelah data stabil.
Mulai dari proses paling berdampak
Diskusikan kebutuhan sekolah atau yayasan, lalu tentukan modul pertama yang paling masuk akal untuk diaktifkan.
Minta Jadwal Demo